sekdik.com – Perangkat ajar Biologi Kelas 10 SMA/MA berbasis Deep Learning pada Kurikulum Merdeka dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang mendalam, bermakna, dan berkelanjutan.
Pendekatan ini menekankan pengembangan kemampuan berpikir tingkat tinggi melalui observasi, analisis, eksperimen, serta pemecahan masalah secara ilmiah.
Tujuan utama perangkat ajar ini adalah membentuk peserta didik yang mampu memahami konsep biologi secara komprehensif melalui proses inkuiri dan proyek.
Download Perangkat Ajar Deep Learning Biologi Kelas 10 SMA/MA
Untuk mendapatkan Perangkat Ajar Deep Learning Biologi untuk Kelas 10 SMA/MA, silahkan unduh melalui tautan yang kami lampirkan di bawah ini:
Modul Ajar Deep Learning Biologi Kelas 10 SMA/MA
Kurikulum Merdeka memberikan ruang bagi guru untuk mengembangkan perangkat ajar yang fleksibel, kontekstual, dan sesuai dengan kebutuhan sekolah maupun karakteristik peserta didik.
Oleh karena itu, model pembelajaran Deep Learning menjadi pilihan strategis dalam meningkatkan kualitas pemahaman konsep dasar biologi.
Komponen utama perangkat ajar mencakup modul ajar, lembar aktivitas peserta didik, asesmen formatif dan sumatif, serta panduan proyek berbasis fenomena biologi.
Modul ajar disusun dengan struktur tujuan pembelajaran, alur aktivitas, materi inti, dan contoh penerapan konsep dalam kehidupan nyata.
Lembar aktivitas dirancang untuk mendorong eksplorasi konsep seperti keanekaragaman hayati, ekosistem, sel, dan bioproses melalui pengamatan, simulasi, maupun eksperimen sederhana.
Implementasi Deep Learning dalam perangkat ajar Biologi kelas 10 menuntut guru untuk menciptakan pengalaman belajar yang kolaboratif.
Pembelajaran dapat dilakukan melalui diskusi kelompok, studi kasus, penelusuran literatur ilmiah, dan penggunaan teknologi digital seperti simulasi interaktif. Strategi ini membantu peserta didik mengembangkan keterampilan abad 21, termasuk berpikir kritis, literasi sains, serta kemampuan berkomunikasi secara ilmiah.
Selain itu, asesmen dalam perangkat ajar dirancang tidak hanya untuk mengukur hasil belajar, tetapi juga proses berpikir peserta didik.
Asesmen formatif diberikan selama proses pembelajaran untuk memonitor perkembangan pemahaman, sementara asesmen sumatif digunakan sebagai evaluasi akhir.
Proyek berbasis fenomena biologi membantu peserta didik menerapkan konsep secara nyata, misalnya menganalisis kualitas lingkungan sekitar atau melakukan observasi keanekaragaman makhluk hidup.
Dengan perangkat ajar berbasis Deep Learning, pembelajaran Biologi Kelas 10 SMA/MA diharapkan mampu membangun pemahaman konsep yang kuat, meningkatkan rasa ingin tahu, serta menumbuhkan kemampuan ilmiah peserta didik.
Pendekatan ini sejalan dengan prinsip Kurikulum Merdeka yang menekankan kemandirian belajar, fleksibilitas, dan kebermaknaan dalam proses pendidikan.






